MENGINSTALL-KAN "MAGIC WORD" PADA DIRI PESEERTA DIDIK

 

MENGINSTALL-KAN "MAGIC WORD" PADA DIRI PESEERTA DIDIK

Oleh : Welna Risna Yenti,S.Pd.I

Guru SMP Islam Al Ishlah Bukittinggi

Sudah terbit di Compas86.com Kamis, 10 Agustus 2023

https://kompas86.com/artikel/menginstall-kan-magic-word-pada-diri-peserta-didik/


Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka berkata baik atau diam”. Sungguh dalam makna hadist Nabi ini. Perkataan yang diucapkan hendaklah berdampak baik bagi yang mengucapkan maupun yang mendengarnya.  Karena kata-kata mampu mempengaruhi fikiran dan perilaku seseorang. Karena kata-kata jika diucapkan akan menjadi sebuah keyakinan. Keyakinan yang bisa membakar semangat dan mengubah persepsi seseorang.

Kita bisa mengingat dan memahami kembali, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Prof. Masaru Emoto, seorang profesor Jepang. Penelitian tentang mengaruh kata terhadap molekul air. Penelitian ini menjelaskan bahwa tubuh kita 55-78℅ terdiri dari air. Jika kata-kata negatif diucapkan pada diri kita maka molekul air dalam tubuh kita akan pecah tidak beraturan sehingga mengakibatkan emosi tidak stabil, marah, tidak semangat bahkan bisa depresi. Namun sebaliknya, jika kata-kata positif yang diucapkan maka akan membentuk partikel air yang indah, memberi energi positif, semangat dan optimis. 

Hal-hal positif pada diri seseorang itu tidak lahir secara spontan. Tetapi di stimulus dengan kata-kata positif juga. “Waahh keren Boni!”, “Spektakuler sekali Joni!”, “luar biasa Aina!”, “Bagus Dina, teruslah berkarya!”. Kata-kata ini sederhana tapi sangat istimewa dan berdampak luar biasa bagi yang mendengarnya. Magic word ini akan merangsang rasa percaya diri dan semangat seseorang. 

Tentu saja dalam mengajar kita menginginkan peserta didik yang semangat dan optimis. Supaya terprogramnya karakter-karakter baik pada diri mereka maka kita harus menginstall-kan 'magic word' ke dalam fikiran peserta didik kita. Menginstall-kan magic word disini maksudnya adalah memberikan apresiasi.  Memberikan apresiasi dari hati. Karena sesuatu yang diberikan dari hati akan masuk ke hati sehingga akan berujung bahagia, senang dan semangat.

Apresiasi adalah sebuah bentuk penghargaan atas usaha seseorang. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) apresiasi diartikan sebagai kesadaran terhadap nilai seni dan budaya. Apresiasi dapat juga diartikan sebagai penilaian (penghargaan) terhadap sesuatu. Dalam pembelajaran apresiasi merupakan bagian dari penilaian dan penghargaan terhadap pencapaian seorang siswa.

Memberikan apresiasi kepada seseorang sama halnya dengan memberikan suntikan motivasi pada diri seseorang. Mengingat pentingnya suatu apresisasi. Seorang siswa yang memiliki kecerdasan tinggi sekalipun bisa gagal dalam pembelajaran karena kurangnya motivasi. Sebaliknya siswa yang memiliki kemampuan sedang atau rendah tidak mustahil bisa mencapai hasil yang maksimal jika mereka memiliki motivasi yang tinggi. 

Kita ambil contoh Naja, hafidz Indonesia yang difonis mengalami kelumpuhan pada otak. Sehingga ia berbeda dengan anak-anak normal. Namun di samping keterbatasannya Naja mampu menghafal Al-Qur'an 30 juz hanya dalam waktu 10 bulan pada usia 9 tahun. Lebih dari itu, dalam kondisi terbatas ini Naja juga mampu menghafal ribuan hadist. 

Sebagai suatu bentuk apresiasi dan memuliakan Alquran. Almarhum Syeh Ali Jaber mencium kaki Naja tanpa ragu dan malu. Mengapa kita, hanya dengan memberikan jempol, atau sekedar mengatakan kamu keren, kamu hebat, itu terasa berat? 

Terdengar simpel, tapi bagi anak apresiasi dari kita gurunya, memberikan manfaat sangat besar. Mungkin terkadang guru lupa bahwa dengan apresiasi sederhana saja siswa itu sudah merasa senang dan dihargai. Bisa saja hanya dengan mendapatkan cap jempol dari gurunya di kelas, dia sudah merasa dihargai dihadapan teman-temannya. Efeknya mereka juga akan dengan sendirinya menghargai pembelajaran di kelas.

Selain dapat meningkatkan semangat dalam belajar pemberian apresiasi juga dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa. Mereka akan lebih berani untuk mencoba tanpa rasa takut atau cemas salah. Ujung-ujungnya kita berharap mereka lebih berani berekspresi semaksimal mungkin. Siswa yang memiliki motivasi belajar yang kuat akan memiliki energi yang lebih besar untuk melakukan aktivitas belajar.

Setiap siswa mempunyai keunikan dan kelebihan masing-masing. Nah, tugas kita sebagai guru adalah bagaimana kelebihan yang mereka miliki dapat mereka kembangkan semaksimal mungkin. Tentunya ini bisa mereka lakukan karena dukungan dan motivasi dari kita gurunya. 

Apresiasi dapat diberikan berupa lisan ataupun tulisan. Apresiasi dalam bentuk lisan bisa berupa pujian, ucapan selamat atau ungkapan kebanggan. Bisa langsung kita sampaikan ketika siswa kita mampu mencapai suatu kesuksesan atau kebaikan. Contohnya ketika siswa kita berani mengemukakan pendapat. “Kamu hebat, sudah berani mengemukakan pendapat!”. Meskipun jawaban tersebut belum 100% benar. Namun hal ini akan membuat siswa semakin semangat dan termotivasi untuk rajin belajar. 

Dalam bentuk tulisan bisa kita berikan ketika memeriksa hasil belajar siswa. Seperti memeriksa latihan yang siswa kerjakan. Selain menuliskan nilai, kita bisa tambahkan tulisan-tulisan motivasi. Seperti spektakuler, excellent, good atau kata-kata motivasi lainnya. Sederhana tapi sangat berpengaruh kepada diri mereka.

Apresiasi tidak hanya diberikan kepada siswa yang berhasil memperoleh hasil yang maksimal saja. Tetapi juga perlu untuk siswa yang sedang dalam proses peningkatan. Atau siswa yang tengah berjuang dalam memperbaiki akhlaknya dan meninggalkan kebiasaan buruknya. Apresiasi yang kita berikan akan membuat mereka istiqomah dalam perjuangannya. 

Begitu hebatnya pengaruh kata-kata bagi kehidupan seseorang. Oleh karena itu, marilah kita untuk senantiasa senang memberikan apresiasi kepada peserta didik kita. Karena itu berarti kita telah menginstall-kan magic word sehingga dapat memprogram karakter yang lebih baik pada diri mereka. Jangan pernah enggan, karena tak dapat dipungkiri kitapun sebagai guru juga senang dipuji bukan? 

 

 

 

 

Description: C:\Users\user\Downloads\WhatsApp Image 2023-08-08 at 05.26.50.jpeg

Welna Risna Yenti

Perempuan kelahiran lubuk sikaping ini merupakan salah seorang tenaga pendidikan di SMP Islam Al Ishlah Bukittinggi. Sudah menulis di media cetak dan media online. Menulis merupakan salah satu cara untuk memperluas ladang dakwah. Welna berdomisili di Kota Bukittinggi. Tulisannya bisa di baca di welnarisnayenti.blogspot.com. Silahkan bersilaturahmi di FB : Welnarisnayenti dan Ig welna-risnayenti

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INSPIRATIF TEACHER, Menjadi guru bahagia sepanjang masa

Kurikulum Merdeka Memaksaku Untuk Belajar dan Berbagi

Alam Takambang Jadi Guru