Kelas digital

Masih berbicara tentang kurikulum merdeka. Dimana kurikulum ini memberikan ruang gerak yang lebih luas kepada guru dalam merancang model pembelajarannya. Sejalan dengan harapan ini kemajuan zaman juga menuntut guru dan siswa harus melek tegnologi. Salah satu cara untuk menjawab harapan ini adalah dengan munculnya kelas digital. 

Apa sih kelas digital itu? 
 Kelas digital biasa juga disebut sebagai kelas maya. Kelas ini adalah kelas yang berbasis tegnologi. Dalam kelas digital, komputer terpasang di ruang kelas dan terhubung ke jaringan internet. 
Kelas digital adalah kelas yang berlawanan dengan kelas tradisional. Dimana kelas tradisional identik dengan  papan tulis, spidol, dan metode ceramah. Kelas digital merupakan suatu bentuk terobosan yang menggeser bentuk pembelajaran yang berpusat kepada guru menjadi pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik. Bahkan bisa dikatakan menolak pembelajaran yang berpusat kepada guru. Karena di kelas ini siswa dipastikan lebih banyak bekerja. Siswa lebih aktif mencari, menemukan dan mengolah informasi sendiri. Namun tentunya atas arahan dan monitoring dari guru. 

Seperti apa sih penerapan pembelajaran dikelas digital? 
Nah disini saya kembali memberikan contoh dalam pembelajaran IPA. Beberapa pilihan fitur atau platform yang tersaji di internet bisa kita manfaatkan. Sebelum kita memasuki kelas kita siapkan terlebih dahulu media-media yang kita butuhkan untuk kelancaran pembelajaran.
Beberapa contoh yang perlu disiapkan adalah sajikan semua media dalam platform yang mudah di akaes oleh siswa. Dalam hal ini kita bisa saja gunakan google classroom. Supaya lebih menarik kita bisa menyajikan materi dalam aplikasi canva.
Selanjutnya menyediakan link youtube tentang vidio pembelajaran materi terkait. Supaya kegiatan siswa lebih terarah sediakan LKPD sesuai dengan materi di canva dan vidio pembelajaran tersebut. Kita juga bisa sediakan link pengumpulan LKPD peserta didik dengan membuatkan link khusus melalui platform google form.

Sebagai latihan soal kita bisa saja mengakses dan mengambil soal di quiziz yang tentunya kita sesuaikan dengan meteri pembelajaran kita. 
Kita juga bisa memberikan kesempatan berkarya melalui dunia maya kepada siswa. Sebagai contoh memberikan tugas membuat makalah atau mindmap di word, canva atau platfotm lainnya tentang materi yang sedang dipelajari. Dalam hal ini kita bisa saja menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Kita cukup memberikan materi yang harus mereka buat, kemudiam biarkan mereka memutuskan ingin membuat bentuk tugasnya seperti apa. Tentunya siswa nanti akan membuat sesuai dengan bakat dan kemampuan mereka. 
Terakhir jika kita ingin mengukur pemahaman peserta didik melalui test kita bisa saja membuatkan soal khusus melalui google form. Di flatform ini kita bisa mengatur waktu, bentuk soal, atau mengacak jawaban. Selain itu kita bisa langsung mendapatkan hasil analisis sumatif siswa kita tersebut. 
Nah setelah melakukan berbagai persiapan dan melaksanakannya dikelas digital, ada beberapa manfaat yang saya dapatkan dari kelas digital, diantaranya:
 1. Interaktif siswa lebih luas. Karena siswa bisa mendapatkan materi dari berbagai sumber dan bentuk yang lebih bervariasi. Kelas digital membuka ruang pengetahuan lebih lebar dan transparan.
2. Kelas digital ini membuat guru lebih fleksibel dan responsif untuk merampingkan teknik mengajarnya.
3. Ruang kelas digital membuat belajar lebih menghibur, menarik, dan menyenangkan bagi siswa. 
Demikian sedikit pengalaman dikelas digital saya. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba ya... 😉😉

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INSPIRATIF TEACHER, Menjadi guru bahagia sepanjang masa

Kurikulum Merdeka Memaksaku Untuk Belajar dan Berbagi

Alam Takambang Jadi Guru